Penulis : Taufik Rama Wijaya
TULASAN.ID, Majene – Musyawarah Besar (Mubes) ke-VII Kerukunan Pelajar dan Mahasiswa Tandalangngan Tandasau (KPEMTAS) resmi melahirkan kepemimpinan baru. Dalam forum yang berlangsung sejak 3 Oktober hingga 12 Oktober 2025, Erik Owen Kristian terpilih sebagai Ketua Umum KPEMTAS periode 2025–2026.
Rangkaian kegiatan Mubes dimulai dengan pembukaan di Markas Kodim Majene pada 3 Oktober 2025, kemudian dilanjutkan dengan sidang-sidang pleno dan forum musyawarah di Aula Farmasi Majene hingga penutupan pada 8 – 12 Oktober 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh para pelajar, mahasiswa, alumni, dan tamu undangan yang berasal dari berbagai daerah.
Dalam pidato perdananya, Erik menegaskan bahwa KPEMTAS tidak boleh berhenti sebagai wadah seremoni, tetapi harus menjadi ruang kolektif perjuangan sosial dan intelektual bagi anak-anak daerah Mamasa.
Dengan visi “Mewujudkan organisasi kerukunan yang berlandaskan pada prinsip kesetaraan, solidaritas, dan kebersamaan dalam membangun hubungan harmonis, inklusif, dan berkeadilan,” Erik menegaskan arah baru organisasi ini sebagai garda depan perubahan sosial yang berpihak pada rakyat.
“Terpilihnya saya bukan seremoni, tetapi mandat perjuangan,” tegas Erik dalam sambutannya di hadapan peserta Mubes.
Dalam kesempatan tersebut, Erik juga menyerukan agar Pemerintah Daerah Kabupaten Mamasa lebih berpihak pada program-program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, bukan sekadar proyek pencitraan. Ia menilai bahwa mahasiswa dan pelajar harus hadir sebagai pengawal moral dan sosial di tengah situasi daerah yang masih menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
Sebagai representasi mahasiswa daerah, Erik mengajak seluruh kader dan simpatisan KPEMTAS untuk memperkuat kerja-kerja advokasi sosial terhadap ketimpangan yang terjadi di Mamasa, mulai dari akses pendidikan, ekonomi, hingga keadilan sosial.
“Mulai hari ini, KPEMTAS akan menjadi ruang yang hidup—tempat berpijaknya nurani mahasiswa dan pelajar yang berpihak pada rakyat. Kami menegaskan kepada pemerintah, dari jajaran paling bawah hingga atas, agar bekerja dengan bijak, transparan, dan berkeadilan,” ujarnya.
Mubes ke-VII KPEMTAS ini tidak hanya menjadi ajang pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum reflektif untuk memperkuat nilai-nilai solidaritas, kesetaraan, dan kebersamaan yang menjadi dasar berdirinya organisasi.
Dengan semangat baru di bawah kepemimpinan Erik Owen Kristian, KPEMTAS diharapkan tampil lebih progresif—menjadi wadah kaderisasi, pusat gagasan, dan motor perubahan sosial bagi generasi muda Mamasa yang siap berkontribusi nyata untuk masyarakat.


