Penulis : Taufik Rama Wijaya
TULASAN.ID, Mamasa – Rencana pelaksanaan uji kompetensi terbuka (Job Fit) bagi pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mamasa mendapat dukungan dari Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD GMNI) Sulawesi Barat.
Wakil Ketua Bidang Politik DPD GMNI Sulbar, Rihardes Langi’ Memanna, menyatakan bahwa langkah Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, patut diapresiasi karena menunjukkan komitmen nyata dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.
“Kami mengapresiasi langkah Bupati dalam merancang Job Fit yang objektif dan melibatkan tim profesional. Ini adalah bagian dari komitmen kuat untuk membangun birokrasi yang bersih, transparan, dan berbasis kompetensi,” ujar Rihardes, Selasa (23/7/2025)
Menurutnya, pelibatan tenaga ahli dari perguruan tinggi ternama sebagai tim penguji merupakan jaminan bahwa proses seleksi akan berlangsung adil dan bebas dari praktik-praktik tidak sehat seperti sogokan atau nepotisme.
Job Fit ini, lanjutnya, menjadi angin segar bagi ASN dan masyarakat Mamasa karena memberi harapan akan terwujudnya reformasi birokrasi secara menyeluruh. Hal ini penting untuk mendukung terwujudnya visi dan misi daerah menuju Mamasa yang Maju, Mandiri, dan Sejahtera (Mamase).
“Langkah ini menunjukkan bahwa Pemda benar-benar serius dalam menata ulang birokrasi agar lebih responsif dan profesional dalam melayani masyarakat,” tambahnya.
DPD GMNI Sulbar juga mendorong seluruh ASN untuk menyambut proses ini dengan semangat positif dan menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme serta integritas.
“Kami berharap ASN siap bersaing secara sehat dan berorientasi pada peningkatan kinerja serta pelayanan publik,” tutup Rihardes.
Sebelumnya, Bupati Mamasa telah mengumumkan bahwa proses uji kompetensi akan dimulai pada awal Agustus 2025, dan hasil asesmen akan menjadi dasar utama dalam pelantikan pejabat eselon II. Kebijakan ini juga sejalan dengan aspirasi publik dan gerakan masyarakat sipil yang mendesak adanya perombakan birokrasi secara menyeluruh.


