HomeHukum & KriminalKeluarga Korban Laporkan Oknum Polisi ke Polda Sulbar atas Dugaan Pemaksaan Aborsi...

Keluarga Korban Laporkan Oknum Polisi ke Polda Sulbar atas Dugaan Pemaksaan Aborsi dan Penelantaran Istri

Penulis : Taufik Rama Wijaya

TULASAN.ID, Mamuju – Keluarga seorang perempuan korban dugaan kekerasan dan pelanggaran moral yang melibatkan oknum anggota Kepolisian di Sulawesi Barat resmi melaporkan kasus tersebut ke Polda Sulawesi Barat, Selasa (4/11/2025).

Laporan ini diajukan setelah keluarga korban, dengan pendampingan dari Pengurus Pusat Ikatan Pelajar Mahasiswa Pitu Ulunna Salu Sulawesi Barat (PP IPMAPUS SULBAR), mengumpulkan bukti dan keterangan terkait tindakan tidak bertanggung jawab dari oknum berinisial F, yang diketahui merupakan anggota kepolisian aktif.

Menurut keterangan keluarga, oknum tersebut diduga telah menghamili korban dan memaksa untuk melakukan aborsi. Namun, korban menolak, dan akhirnya pelaku menikahinya secara sah. Akan tetapi, setelah hari pernikahan, pelaku justru lepas tanggung jawab, tidak menafkahi dan meninggalkan istri yang kini harus berjuang sendiri merawat anak hasil pernikahan mereka.

“Kami mengecam keras tindakan tidak terpuji yang dilakukan oleh oknum aparat kepolisian tersebut. Sebagai penegak hukum, seharusnya dia menjadi contoh yang baik, bukan justru melanggar hukum dan mencederai nilai-nilai moral,” tegas Riskul, perwakilan keluarga korban sekaligus pengurus PP IPMAPUS SULBAR.

Riskul menambahkan, pihaknya mendesak Polda Sulawesi Barat untuk menindaklanjuti laporan tersebut secara transparan dan profesional, serta memberikan perlindungan hukum bagi korban dan keluarganya.

“Kami berharap tidak ada tebang pilih dalam penegakan hukum. Siapa pun pelakunya, termasuk aparat, harus diproses secara adil sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Sementara itu, orang tua korban turut berharap agar keadilan ditegakkan dan pelaku mendapat sanksi setimpal atas perbuatannya. Mereka menilai tindakan oknum polisi tersebut telah menimbulkan luka mendalam dan mencoreng citra institusi kepolisian di mata masyarakat.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik karena menyangkut perilaku tidak pantas dari seorang penegak hukum yang seharusnya melindungi masyarakat.

PP IPMAPUS SULBAR dan keluarga korban berkomitmen untuk terus mengawal kasus ini hingga tuntas, memastikan korban mendapatkan keadilan serta pemulihan yang layak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

spot_img