Penulis :Taufik Rama Wijaya
TULASAN.ID, Mamasa – Semangat pengabdian kepada masyarakat kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman) melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) MULTIMATIK PUMD Membangun Desa. Berlokasi di Desa Orobua, Kecamatan Sespa, Kabupaten Mamasa, para mahasiswa menggelar kegiatan Bakti Sosial (Baksos) yang dipusatkan di Gereja Toraja Mamasa Bajem Suluran Kada Puang, Minggu (25/1/2026).
Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian masyarakat. Dengan mengusung tema kebersamaan dan kepedulian, para peserta KKN berkolaborasi dengan warga setempat untuk melaksanakan serangkaian aksi sosial.
KORDINATOR DESA (KORDES) KKN MULTIMATIK PUMD Unasman di Desa Orobuah, dalam Ppernyataannya menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk mendekatkan mahasiswa dengan realitas sosial di pedesaan, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi pembangunan dan kerukunan umat beragama.
“Kami memilih Gereja Bajem Suluran Kada Puang sebagai pusat kegiatan karena gereja merupakan pusat aktivitas warga. Di sini, kami tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga ingin belajar dan mempererat tali persaudaraan dengan seluruh masyarakat Desa Orobuah yang mayoritas adalah jemaat gereja ini,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan baksos yang dilakukan meliputi pembersihan area sekitar gereja, penataan lingkungan, serta pembenahan akses jalan menuju gereja. Antusiasme warga terlihat dari partisipasi aktif mereka bergotong-royong bersama para mahasiswa.
Salah seorang tokoh jemaat Gereja Bajem Suluran Kada Puang, Bapak Yulianus,mengapresiasi kehadiran para mahasiswa. Ia merasa terbantu dan terharu dengan kepedulian yang ditunjukkan.
“Kami sangat berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa Unasman. Kehadiran mereka di tengah-tengah kami membawa semangat baru. tenaga yang mereka curahkan untuk membersihkan tempat ibadah kami ini adalah bukti bahwa kebersamaan itu nyata, tanpa memandang asal dan latar belakang,” tuturnya.
Program KKN MULTIMATIK PUMD Unasman di Desa Orobuah ini dilaksanakan selama satu hari. Masyarakat setempat berharap program ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak jangka panjang bagi kemajuan desa.
Kegiatan baksos di Gereja Toraja Mamasa Bajem Suluran Kada Puang ini diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh pend setempat, memohon keberkahan bagi para mahasiswa dan seluruh masyarakat Desa Orobua.


