Penulis: Taufik Rama Wijaya
TULASAN.ID, Jakarta — Pernyataan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H, yang menegaskan “yang penting tetap objektif” saat ditanya terkait kemungkinan adanya hubungan kekerabatan antara Panitia Seleksi (Pansel) dan peserta Jobfit eselon II di Kabupaten Mamasa, kini menjadi perhatian publik.
Pernyataan singkat tersebut dinilai sebagai penegasan bahwa inti dari setiap proses seleksi jabatan pemerintah adalah objektivitas dan profesionalisme, bukan semata hubungan personal.
Sejumlah pihak di Mamasa menafsirkan pernyataan Kepala BKN itu sebagai bentuk dukungan terhadap pentingnya transparansi dan integritas dalam proses Jobfit yang telah berjalan. Mereka berharap agar panitia seleksi benar-benar berpegang pada prinsip objektif, tanpa pengaruh kedekatan, tekanan politik, atau kepentingan pribadi.
Hingga kini, publik Mamasa masih menunggu hasil resmi Jobfit yang telah diserahkan kepada Bupati Mamasa oleh tim panitia seleksi. Harapannya, hasil tersebut dapat diumumkan secara terbuka dan sesuai dengan komitmen awal Pemerintah Daerah untuk melaksanakan reformasi birokrasi yang bersih dan berbasis kompetensi.


